Pemerintahan

~~ PENGUMUMAN ~~

BAGI SKPD YANG BELUM MELENGKAPI PROFILE DI WEBSITE DIMOHON UNTUK SEGERA MELENGKAPINYA.
UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT SILAHKAN HUBUNGI ADMINISTRATOR WEBSITE DI DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA (BIDANG KOMINFO). 



Dinas Peternakan dan Perikanan

Visi dan Misi DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN 
Visi Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat untuk periode Tahun 2008 s/d 2013 sangat  erat kaitannya dengan visi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat maupun dengan visi Jawa Barat. Berdasarkan potensi, permasalahan dan peluang yang dimiliki Kabupaten Bandung barat dengan memperhatikan nilai-nilai visi daerah, aspirasi dan dinamika pembangunan daerah, maka disusun  Visi dan Misi tersebut sebagai berikut :

Visi
Untuk memberikan arah dan pedoman yang jelas dalam penyusunan kebijakan, program dan kegiatan, maka Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat menetapkan visi dan misi sebagai penjabaran dari visi dan misi Kabupaten Bandung Barat Tahun 2008, yaitu: ”Terwujudnya Pemberdayaan Masyarakat Peternak dan pembudidaya ikan Melalui Akselerasi Agribisnis Yang Berwawasan Lingkungan Menuju Bandung Barat Cerdas,Rasional, Maju, Agamis, dan Sehat (CERMAT) Tahun 2013”

Misi
Adapun misi yang ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi tersebut di atas adalah  sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan mengoptimalkan partisipasi masyarakat peternak/pembudidaya ikan dan profesionalisme peternak/pembudidaya ikan serta SDM aparatur dalam rangka pelaksanaan pelayanan prima
2. Meningkatkan produksi dan produktifitas serta populasi dan mutu produk genetic yang  berdaya saing, dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam, (SDA) pengembangan kawasan usaha, serta mengembangkan informasi dan teknologi yang ramah lingkungan
3. Mendorong peningkatan ketahanan pangan melalui pengendalian penyakit hewan menular,pengawasan kesmavet serta peningkatan daya dukung lingkungan.

Tujuan
1. Terwujudnya kelembagaan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing
2. Terwujudnya SDM aparatur yang profesional
3. Meningkatnya produksi dan produktivitas serta populasi dan mutu genetik  serta konsumsi komoditas peternakan dan perikanan
4. Meningkatnya penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) peternak/pembudidaya ikan
5. Terwujudnya kualitas, kuantitas dan kontinuitas produk yang sesuai standar
6. Tersedianya komoditi peternakan dan perikanan yang sehat dan produktif   serta pengelolaan lingkungan kawasan pengembangan peternakan dan perikanan yang optimal.

Sasaran
1. Meningkatkan pendapatan kelompok masyarakat yang mata pencahariannya berkaitan langsung dengan sumberdaya peternakan dan perikanan  terutama sub sistem hulu dan produksi yang pada gilirannya juga pada sub sistem hilir
2. Meningkatkan posisi tawar peternak/pembudidayaan ikan melalui penguatan kelembagaan peternak/pembudidaya ikan sehingga mampu meningkatkan partisipasi sehingga mampu meningkatkan partisipasi dan aksesibilitas terhadap inovasi teknologi, perkreditan, informasi pasar dan kelestarian sumber daya peternakan dan perikanan
3. Meningkatkan kesempatan kerja dan peluang kerja di wilayah sentra komoditas dan wilayah pendukung lainnya melalui pengembangan peternakan dan perikanan
4. Meningkatkan keunggulan komparatif dan kompetitif produk peternakan dan perikanan, baik produk primer maupun olahan, sehingga berdaya saing di pasar, khususnya pasar ekspor.

Strategi
1. Mendorong pengembangan SDM melalui pengembangan teknologi
2. Menciptakan tata niaga dan lingkungan pasar yang kondusif
3. Meningkatkan profesionalisme SDM aparatur
4. Menata struktur organisasi sesuai kebutuhan
5. Meningkatkan sarana dan prasarana pra,proses produksi serta pasca produksi
6. Optimalisasi penerapan teknologi yang ramah lingkungan
7. Pengembangan kawasan dan komoditas unggulan
8. Menerapkan standarisasi produk
9. Menegakkan peraturan dalam memanfaatkan sumberdaya
10. Mengendalikan ancaman wabah penyakit ternak dan ikan
11. Optimalisasi pengelolaan lingkungan budidaya peternakan dan perikanan                 

Kebijakan
1. Meningkatkan sinergitas seluruh komponen, baik SDM aparatur, pelaku usaha maupun stake holder lainnya
2. Optimalisasi fungsi UPTD yang kuat dan produktif
3. Meningkatkan populasi,  produksi dan produktifitas serta pengembangan populasi, mutu genetik bibit dan benih komoditas unggulan
4. Mendorong dan memfasilitasi pengembangan investasi serta kemitraan
5. Mengembangkan pemanfaatan teknologi melalui pendekatan agribisnis yang berwawasan lingkungan
6. Meningkatkan jaringan informasi dan komunikasi yang cepat dan akurat
7. Menata fasilitas pengembangan potensi wilayah dan pengembangan kawasan unggulan
8. Mengembangkan sistem pengendalian penyakit hewan


TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS PETERNAKAN DAN PERIKANAN
Tugas  Fokok dan  Fungsi
Organisasi dan tata kerja Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 3 Tahun 2007 tentang Dinas Daerah Kabupaten Bandung Barat. Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat sebagai pelaksana otonomi daerah dipimpin oleh seorang  Kepala Dinas di mana kedudukannya di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat.
Di dalam keputusan tersebut dinyatakan bahwa dinas daerah mempunyai tugas untuk melaksanakan urusan pemerintahan daerah berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan. Selanjutnya untuk melaksanakan tugas tersebut dinas daerah menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:
a. Perumusan kebijakan teknis bidang peternakan dan perikanan;
b. Penyelenggaraan sebagian urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang peternakan dan perikanan;
c. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang peternakan dan perikanan yang meliputi peternakan, kesehatan hewan, perikanan, dan bina usaha;
d. Pelaksanaan pelayanan teknis ketatausahaan Dinas; dan
e. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Adapun rincian tugas pokok, fungsi dan tata kerja Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat, adalah sebagai berikut:
1. Kepala Dinas
Tugas pokok; menyelenggarakan perumusan dan penetapan kebijakan, pembinaan administrasi dan pengendalian pelaksanaan kebijakan teknis di bidang Peternakan dan Perikanan.

Fungsi Kepala Dinas  :
a. Perumusan dan penetapan kebijakan teknis di bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, dan Bina Usaha;  
b. Perencanaan dan penyusunan program di bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, dan Bina Usaha;
c. Pengendalian pelaksanaan kebijakan teknis di bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, dan Bina Usaha;
d. Pembinaan administrasi dan teknis di bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, dan Bina Usaha;
e. Pengkoordinasian pelaksanaan kebijakan teknis di bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, dan Bina Usaha.

Rincian Tugas Kepala Dinas :    
a. Menyelenggarakan perumusan dan penetapan kebijakan teknis dinas sesuai dengan kebijakan umum Pemerintah Kabupaten Bandung Barat;
b. Menyelenggarakan penetapan rencana dan program kerja di bidang  Kesekretariatan, Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, Bina Usaha, UPTD dan Kelompok Jabatan Fungsional;
c. Menyelenggarakan fasilitasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan program di bidang Kesekretariatan, Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, Bina Usaha, UPTD dan Kelompok Jabatan Fungsional;
d. Menyelenggarakan perumusan bahan pertimbangan dan rekomendasi kepada Bupati sebagai bahan penetapan kebijakan umum di bidang Kesekretariatan, Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, Bina Usaha, UPTD dan Kelompok Jabatan Fungsional;
e. Menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan Instansi Pemerintah, Swasta dan Lembaga terkait lainnya untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan Dinas;
f. Menyelenggarakan koordinasi perumusan rencana strategis, pelaksanaan tugas-tugas teknis dan pelaporan LAKIP, LPPD, LKPJ Dinas yang meliputi bidang Kesekretariatan, Peternakan, Kesehatan

Hewan, Perikanan, Bina Usaha, UPTD dan Kelompok Jabatan Fungsional;
g. Menyelenggarakan perumusan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
h. Menyelenggarakan monitoring, evaluasi, pengendalian, dan pelaporan pelaksanaan rencana kerja, program kerja dan tugas di bidang Kesekretariatan, Peternakan, Kesehatan Hewan, Perikanan, Bina Usaha, UPTD dan Kelompok Jabatan Fungsional;
i. Menyelenggarakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsi.

2. Sekretariat
Sekretariat mempunyai tugas pokok melaksanakan pengkajian dan atau perumusan bahan kebijakan, melaksanakan pengendalian dan pembinaan administrasi teknis di bidang Penyusunan Program, Keuangan, Kepegawaian dan Umum.
Sekretariat mempunyai fungsi :
a. Pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Penyusunan Program, Keuangan, Kepegawaian dan Umum;
b. Pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang Penyusunan Program, Keuangan, Kepegawaian dan Umum;
c. Pengkajian bahan bimbingan teknis di bidang Penyusunan Program, Keuangan, Kepegawaian dan Umum;
d. Pengendalian administrasi dan teknis bidang Penyusunan Program, Keuangan, Kepegawaian dan Umum.

Sekretariat mempunyai tugas :
a. Melaksanakan pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang penyusunan program, keuangan, kepegawaian dan umum;
b. Melaksanakan pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis di bidang penyusunan program, keuangan, kepegawaian dan umum;
c. Melaksanakan pengkajian dan koordinasi perumusan kebijakan teknis Dinas;
d. Melaksanakan pengkajian bahan bimbingan teknis di bidang penyusunan program, keuangan, kepegawaian dan umum;
e. Melaksanakan pengendalian administrasi keuangan;
f. Melaksanakan pengkajian rumusan kebijakan anggaran;
g. Melaksanakan pengendalian administrasi kepegawaian;
h. Melaksanakan pengendalian ketatausahaan, kelembagaan dan ketatalaksanaan;
i. Melaksanakan pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan;
j. Melaksanakan pengelolaan dokumentasi peraturan perundang-undangan, perpustakaan, protokol dan hubungan masyarakat;
k. Melaksanakan pengelolaan naskah dinas dan kearsipan;
l. Melaksanakan pengkajian bahan pembinaan jabatan fungsional;
m. Melaksanakan pengkajian bahan perumusan dan penetapan rencana strategis, LAKIP, LPPD, LKPJ Dinas;
n. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan;
o. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
p. Melaksanakan ketatausahaan sekretariat;
q. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan tugas kesekretariatan;
r. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Sekretariat  Terdiri dari:
a. Subbagian Penyusunan Program;
b. Subbagian Keuangan;
c. Subbagian Kepegawaian dan Umum;

Subbagian Penyusunan Program mempunyai tugas pokok, melaksanakan penelaahan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Penyusunan Program.
Subbagian Penyusunan Program mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan rencana program kerja subbagian Penyusunan Program;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan administratif subbagian Penyusunan Program.

Rincian Tugas Subbagian Penyusunan Program:
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja Subbagian Penyusunan Program;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang penyusunan program;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang penyusunan program Dinas;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi penyusunan rencana dan program kerja Dinas;
e. Melaksanakan penyusunan bahan rencana dan pelaksanaan sistem informasi Dinas;
f. Melaksanakan penyusunan bahan penyajian layanan data Dinas;
g. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kerjsama di bidang penyusunan program;
h. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan rencana strategis LAKIP, LPPD, LKPJ Dinas;
i. Melaksanakan koordinasi pelaporan penyelenggaraan urusan pemerintah di bidang penyusunan program;
j. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang penyusunan program;
k. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
l. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang penyusunan program;
m. Melakanakan fasilitasi teknis dan administratif di bidang penyusunan program;
n. Melaksanakan ketatausahaan bidang penyusunan program;
o. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kerja dan tugas di bidang penyusunan program;
p. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Subbagian Keuangan mempunyai tugas pokok melakukan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administrasitif di bidang keuangan.
Subbagian Keuangan mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan rencana program kerja di bidang keuangan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan administrastif di bidang keuangan.

Rincian tugas Subbagian Keuangan:
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja Subbagian Keuangan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang keuangan;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang keuangan Dinas;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan dan penyiapan anggaran   Dinas;
e. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pengadministrasian dan pembukuan keuangan Dinas;
f. Melaksanakan penyusunan pembuatan daftar gaji dan tunjangan daerah serta pembayaran lainnya;
g. Melaksanakan perbendaharaan keuangan;
h. Melaksanakan penyusunan bahan dan analisis data bahan pembinaan administrasi   keuangan;
i. Melaksanakan administrasi anggaran Dinas;
j. Melaksanakan verifikasi keuangan;
k. Melaksanakan Sistem Akuntansi Instansi (SAI) dan penyiapan bahan pertanggungjawaban keuangan;
l. Melaksanakan monitoring dan evaluasi administrasi keuangan;
m. Melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang keuangan;
n. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
o. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang keuangan;
p. Melakanakan fasilitasi teknis dan administratif di bidang keuangan;
q. Melaksanakan ketatausahaan di bidang keuangan;
r. melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kerja dan tugas di bidang subbagian keuangan;
s. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Subbagian Kepegawaian dan Umum mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administrasitif di bidang kepegawaian dan umum.
Subbagian Kepegawaian dan Umum mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan rencana program kerja di bidang kepegawaian dan umum;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan administrastif di bidang kepegawaian dan umum.

Rincian tugas Subbagian Kepegawaian dan Umum:
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja Subbagian Kepegawaian dan Umum;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang kepegawaian dan umum;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang kepegawaian dan umum;
d. Melaksanakan penyusunan dan pengolahan data kepegawaian;
e. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pengusulan gaji berkala dan peningkatan kesejahteraan pegawai dan jabatan di lingkungan Dinas;
f. Melaksanakan penyusunan pengusulan  formasi pegawai, kenaikan pangkat, cuti, pengolahan DP-3, izin perkawinan/perceraian, sumpah PNS, peninjauan masa kerja dan pemberian penghargaan serta tugas/ijin belajar, pendidikan/pelatihan kepemimpinan teknis dan fungsional,  pensiun pegawai di lingkungan Dinas;
g. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan disiplin pegawai;
h. Melaksanakan fasilitasi penilaian angka kredit jabatan fungsional;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pengembangan karir dan mutasi serta pemberhentian pegawai;
j. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinan kepegawaian kepada unit kerja di lingkungan Dinas;
k. Melaksanakan penyusunan bahan rancangan dan pendokumentasian peraturan perundang-undangan;
l. Melaksanakan penerimanan, pendistribusian, dan pengiriman surat-surat/naskah dinas dan arsip serta penegelolaan perpustakaan;
m. Melaksanakan penggandaan naskah Dinas;
n. Melaksanakan urusan keprotokolan dan penyiapan rapat-rapat dinas;
o. Melaksanakan penyusunan dan pengendalian administrasi perjalanan dinas pegawai;
p. Melaksanakan pengelolaan hubungan masyarakat dan pendokumentasian;
q. Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan sarana dan prasarana, pengurusan rumah tangga, pemeliharaan/perawatan lingkungan kantor, kendaran dan aset lainnya serta ketertiban, keindahan dan keamanan kantor;
r. Melaksanakan penyusunan bahan pembinaan jabatan fungsional;
s. Melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang kepegawaian dan umum;
t. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
u. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang kepegawaian dan umum;
v. Melaksanakan fasilitasi teknis dan administratif di bidang kepegawaian dan umum;
w. Melaksanakan ketatausahaan bidang subbagian kepegawaian dan umum;
x. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan program kerja dan tugas di bidang kepagawaian dan umum;
y. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

3.Bidang Peternakan
Bidang Peternakan mempunyai tugas pokok melaksanakan pengkajian dan perumusan bahan kebijakan, pengendalian dan pembinaan adminstrasi teknis di bidang Peternakan.
Bidang Peternakan mempunyai fungsi:
a. Pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Pembibitan, Produksi Ternak, dan Pengembangan;
b. Pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang Pembibitan, Produksi Ternak, dan Pengembangan;
c. Pengkajian bahan bimbingan teknis di bidang Pembibitan, Produksi Ternak, dan Pengembangan;
d. Pengendalian administrasi dan teknis di bidang Pembibitan, Produksi Ternak, dan Pengembangan.

Rincian Tugas Bidang Peternakan:
a. Melaksanakan pengkajian perumusan kebijakan teknis di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
b. Melaksanakan pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
c. Melaksanakan pengkajian bahan koordinasi di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
d. Melaksanakan pengkajian bahan pembinaan di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
e. Melaksanakan pengendalian administrasi dan teknis pelaksanaan rencana dan program kerja di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
f. Melaksanakan pengkajian bahan kerjasama di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
g. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
i. Melaksanakan penelaahan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
j. Melaksanakan pengendalian ketatausahaan di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
k. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pembibitan, produksi ternak dan pengembangan;
l. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bidang Peternakan terdiri dari :
a. Seksi Pembibitan;
b. Seksi Produksi Ternak;
c. Seksi Pengembangan.

Seksi Pembibitan mempunyai tugas pokok  melaksanakan
penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Pembibitan.

Seksi Pembibitan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Pembibitan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Pembibitan.

Rincian Tugas Seksi Pembibitan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang pembibitan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang pembibitan;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang pembibitan;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan seleksi ternak bibit;
e. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan standar perbibitan dan plasma nutfah;
f. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan registrasi / pencatatan ternak bibit;
g. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pembuatan dan pengesahan silsilah ternak;
h. Melaksanakan pengawasan peredaran bibit / benih ternak;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penetapan lokasi dan penyebaran bibit ternak;
j. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penetapan penggunaan bibit unggul;
k. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelestarian plasma nutfah peternakan;
l. Melaksanakan pengadaan / produksi dan pengawasan semen beku;
m. Melaksanakan inseminasi buatan;
n. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan dan pengawasan pelaksanaan inseminasi buatan oleh masyarakat;
o. Melaksanakan produksi mani beku ternak lokal (lokal spesifik);
p. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan produksi mani beku  lokal (lokal spesifik);
q. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan standar-standar teknis dan sertifikasi perbibitan meliputi sarana, tenaga kerja, mutu dan metode;
r. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan peredaran mutu bibit;
s. Melaksanakan penyusunan bahan dan analisis data bahan penetapan penyaluran ternak bibit yang dilakukan oleh swasta;
t. Melaksanakan registrasi hasil inseminasi buatan;
u. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan perizinan produksi ternak bibit;
v. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan pengadaan dan / atau produksi mudigah, alih mudigah serta pemantauan palaksanaan dan registrasi hasil mudigah;
w. Melaksanakan pengadaan dan pengawasan bibit ternak;
x. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan inseminasi buatan yang dilakukan oleh swasta;
y. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan sertifikasi pejantan unggul sebagai pemacek;
z. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemantauan produksi mani beku ternak lokal (lokal spesifik);
aa. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pengadaan produksi mani beku ternak produksi dalam negeri;
bb. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan penyebaran bibit unggul;
cc. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan uji performan recording dan seleksi;
dd. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan identifikasi pembibitan;
ee. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pembibitan;
ff. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
gg. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang pembibitan;
hh. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  pembibitan;
ii. Melaksanakan ketatausahaan di bidang pembibitan;
jj. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pembibitan;
kk. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Produksi Ternak mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Produksi Ternak.
Seksi Produksi Ternak mempunyai fungsi :
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Produksi Ternak;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang produksi Ternak.

Rincian Tugas Seksi Produksi Ternak:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang produksi ternak;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang produksi ternak;
c. Melaksanakan penyusunan data bahan perumusan kebijakan di bidang produksi ternak;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penetapan kebijakan alat mesin peternakan;
e. Melaksanakan penyusunan analisis data, bahan informasi produksi, populasi dan produktifitas ternak;
f. Melaksanakan identifikasi dan inventarisasi kebutuhan alat dan mesin peternakan;
g. Melaksanakan pengawasan penerapan standar mutu alat dan mesin peternakan;
h. Melaksanakan pengawasan produksi, peredaran, penggunaan dan pengujian alat dan mesin peternakan;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan dan pengembangan pelayanan jasa alat dan mesin peternakan;
j. Melaksanakan penyusunan bahan analisis teknis, ekonomis dan sosial budaya alat dan mesin peternakan;
k. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penggunaan dan pemeliharaan alat dan mesin peternakan;  
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan dan pengembangan bengkel / pengrajin alat dan mesin peternakan;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kajian, pengenalan dan pengembangan teknologi tepat guna bidang peternakan;
n. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kerjasama dengan lembaga-lembaga teknologi peternakan;
o. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemanfaatan air untuk usaha peternakan;
p. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan teknologi optimalisasi pengelolaan pemanfaatan air untuk usaha peternakan;
q. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penerapan kebijakan pakan ternak;
r. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan produksi pakan dan bahan baku pakan ternak;
s. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan teknologi pakan ternak;
t. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan standar mutu pakan ternak;
aa. Melaksanakan pengawasan mutu pakan ternak;
bb. Melaksanakan pengadaan, perbanyakan dan penyaluran benih hijauan pakan;
cc. Melaksanakan penyelenggaraan kebun benih hijauan pakan;
dd. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pembuatan, penggunaan dan peredaran pakan konsentrat;
ee. Melaksanakan pembuatan, penggunaan dan  peredaran pakan tambahan dan pelengkap pengganti (aditive and supplement);
ff. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan usaha mini Feedmil pedesaan (Home Industri);
gg. Melaksanakan pemeriksaan pakan jadi dan konsentrat;
hh. melaksanakan pemeriksaan pakan tambahan dan pengganti (aditive and supplement);
ii. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan  bimbingan produksi benih hijauan pakan ternak;
jj. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan  bimbingan kerjasama perluasan produksi hijauan pakan ternak;
kk. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang produksi ternak
ll. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
mm. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan   kebijakan di bidang produksi ternak;
nn. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  produksi ternak;
oo. Melaksanakan ketatausahaan di bidang produksi ternak;
pp. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang produksi ternak;
qq. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Pengembangan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Pengembangan.
Seksi Pengembangan mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Pengembangan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Pengembangan. Rincian Tugas Seksi Pengembangan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang pengembangan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang pengembangan;
c. Melaksanakan penyusunan data bahan perumusan kebijakan di bidang pengembangan;
d. Melaksanakan kebijakan penyebaran pengembangan peternakan;
e. Melaksanakan pengawasan dan pemantauan penyebaran ternak yang dilakukan swasta;
f. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan penetapan dan pengawasan kawasan peternakan;
g. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan penetapan peta potensi peternakan;
h. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penetapan kawasan industri peternakan rakyat;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pengembangan lahan hijauan pakan;
j. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penetapan kebijakan  padang pengembalaan;
k. Melaksanakan pengawasan dan pemantauan lalulintas ternak;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanan kebijakan penyebaran dan pengembangan peternakan;
m. Melaksanakan pemantauan dan penyebaran ternak yang dilakukan swasta;
n. Melaksanakan penetapan penyebaran ternak;
o. Melaksanakan penetapan penyebaran, registrasi dan redistribusi ternak;
p. Melaksanakan identifikasi dan seleksi ternak;
q. Melaksanakan identifikasi calon penggaduh;
r. Melaksanakan seleksi lokasi;
s. Melaksanakan seleksi calon penggaduh;
t. Melaksanakan identifikasi lokasi terhadap penyebaran ternak;
u. Melaksanakan pelaksanaan sistem dan pola penyebaran ternak;
v. Melaksanakan evaluasi pelaporan penyebaran dan pengembangan ternak;
w. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pengembangan
x. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
y. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan;
z. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  pengembangan;
å. Melaksanakan ketatausahaan di bidang pengembangan;
ä. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pengembangan;
ö. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

4.Kesehatan Hewan
Bidang Kesehatan Hewan mempunyai tugas pokok melaksanakan pengkajian dan perumusan bahan kebijakan, pengendalian dan pembinaan adminstrasi teknis di bidang Kesehatan Hewan.
Bidang Kesehatan Hewan mempunyai fungsi :
a. Pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Pengendalian Penyakit Hewan, Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Verteriner;
b. Pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang Pengendalian Penyakit Hewan, Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Verteriner;
c. Pengkajian bahan bimbingan teknis di bidang Pengendalian Penyakit Hewan, Sarana Pelayanan Kesehatn Hewan dan Kesehatan Masyarakat Verteriner;
d. Pengendalian administrasi dan teknis di bidang Pengendalian Penyakit Hewan, Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner. Rincian Tugas Bidang Kesehatan Hewan :
a. Melaksanakan pengkajian perumusan kebijakan teknis di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
b. Melaksanakan pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
c. Melaksanakan pengkajian bahan koordinasi di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
d. Melaksanakan pengkajian bahan pembinaan di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
e. Melaksanakan pengendalian administrasi dan teknis pelaksanaan rencana dan program kerja di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
f. Melaksanakan pengkajian bahan kerjasama di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
g. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
i. Melaksanakan penelaahan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
j. Melaksanakan pengendalian ketatausahaan di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
k. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pengendalian penyakit hewan, sarana pelayanan kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner;
l. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bidang Kesehatan Hewan terdiri dari :
a. Seksi Pengendalian Penyakit Hewan;
b. Seksi Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan;
c. Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner.

Seksi Pengendalian Penyakit Hewan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Pengendalian Penyakit Hewan.
Seksi Pengendalian Penyakit Hewan mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Pengendalian Penyakit Hewan;
b. pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Pengendalian Penyakit Hewan.

Tugas Seksi Pengendalian Penyakit Hewan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang pengendalian penyakit hewan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang pengendalian penyakit hewan;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang pengendalian penyakit hewan;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penerapan kebijakan dan pedoman kesehatan hewan dan kesejahteraan hewan;
e. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan dan pengawasan norma, standar teknis pelayanan kesehatan hewan dan kesejahteraan hewan;
f. Melaksanakan penerapan dan pengawasan norma, standar teknis pelayanan kesehatan hewan dan kesejahteraan hewan;
g. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pengamatan, penyidikan epidemiologi, pendataan, pemetaan, pelaporan dan penanggulangan penyakit hewan menular/non menular, penyakit individual, penyakit parasiter, virus, bakteri, penyakit reproduksi dan gangguan reproduksi;
h. Melaksanakan pelayanan medik / paramedik veteriner dalam pengamatan, penyidikan epidemiologi, pendataan, pemetaan dan penanggulangan penyakit hewan menular/non menular, penyakit individual, penyakit parasiter, virus, bakteri, penyakit reproduksi dan gangguan reproduksi;
j. Melaksanakan penyusunan bahan pelaporan pelayanan medik/ paramedik veteriner dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit hewan menular/non menular, penyakit individual, penyakit parasiter, virus, bakteri, penyakit reproduksi dan gangguan reproduksi;
k. Melaksanaan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan penutupan dan pembukaan kembali wilayah penyakit hewan menular;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan penutupan wilayah pada penyakit hewan yang menular/mewabah;
m. Melaksanakan pengaturan dan pengawasan pelaksanaan pelarangan pemasukan hewan ke / dari wilayah indonesia antar provinsi di wilayah kabupaten;
n. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan penutupan dan pembukaan kembali status daerah wabah;
o. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan pemantauan, pengawasan dan penanggulangan wabah dan penyakit hewan menular;
p. Melaksanakan pemantauan, pengawasan dan penanggulangan wabah dan penyakit hewan menular;
q. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelayanan kesehatan hewan pada lalu lintas tata niaga hewan (hewan besar, sedang dan kecil);
r. Melaksanakan pengawasan lalu lintas ternak dan hewan kesayangan dari / ke wilayah kabupaten;
s. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan sertifikasi kesehatan hewan yang keluar / masuk wilayah kabupaten;
t. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan dan  pengawasan pelayanan kesehatan hewan di rumah potong hewan, tempat pemotongan hewan sementara, tempat pemotongan hewan darurat dan usaha susu;
u. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan dan pengawasan larangan pemotongan ternak betina produktif;
v. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelayanan kesehatan hewan pada lembaga-lembaga maupun perorangan yang mendapat ijin konservasi satwa liar;
w. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pembangunan dan pengelolaan rumah sakit hewan, laboratorium kesehatan hewan, pasar hewan dan unit-unit pelayanan kesehatan hewan (puskeswan, praktek dokter hewan mandiri, klinik hewan);
x. Melaksanakan pemantauan dan pengawasan pembangunan dan pengelolaan rumah sakit hewan, laboratorium kesehatan hewan, pasar hewan dan unit-unit pelayanan kesehatan hewan (puskeswan, praktek dokter hewan mandiri, klinik hewan);
y. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penerapan kebijakan dan standar mutu obat hewan;
z. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan kelembagaan / Asosiasi bidang Obat Hewan (ASOHI);
å. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pengadaan, peredaran penyimpanan dan pemakaian sediaan vaksin, sera, bahan diagnostik biologis untuk hewan dan premix;
ä. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan pendaftaran obat hewan tradisional / pabrikan;
ö. Melaksanakan identifikasi dan inventarisasi kebutuhan obat hewan;
aa. Melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan pengadaan, peredaran penyimpanan dan pemakaian obat hewan;
bb. Melaksanakan penertiban penyimpangan mutu dan perubahan bentuk obat hewan;
cc. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemanfaatan air untuk usaha kesehatan hewan;
dd. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan teknologi optimalisasi pengelolaan pemanfaatan air untuk usaha kesehatan hewan;
ee. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pengendalian penyakit hewan;
ff. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
gg. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang pengendalian penyakit hewan;
hh. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  pengendalian penyakit hewan;
ii. Melaksanakan ketatausahaan di bidang pengendalian penyakit hewan;
jj. elaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pengendalian penyakit hewan;
kk. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan.
Seksi Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Sarana Kesehatan Hewan.
 
Rincian Tugas Seksi Sarana Pelayanan Kesehatan Hewan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang sarana pelayanan kesehatan hewan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang sarana pelayanan kesehatan hewan;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang sarana pelayanan kesehatan hewan;
d. Melaksanakan penerapan kebijakan alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
e. Melaksanakan identifikasi dan inventarisasi kebutuhan alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
f. Melaksanakan pengawasan penerapan standar mutu alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
g. Melaksanakan pengawasan penerapan standar mutu alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
h. Melaksanakan pengawasan produksi, peredaran, penggunaan dan pengujian alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan dan pengembangan pelayanan jasa alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
j. Melaksanakan penyusunan bahan analisis teknis, ekonomis dan sosial budaya alat dan mesin kesehatan hewan sesuai kebutuhan lokalita;
k. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penggunaan dan pemeliharaan alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan dan pengembangan bengkel / pengrajin alat dan mesin kesehatan hewan dan kesmavet;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan temuan-temuan teknologi baru di bidang kesehatan hewan dan kesmavet;
n. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kajian, pengenalan dan pengembangan teknologi tepat guna bidang kesehatan hewan dan kesmavet;
o. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kerjasama dengan lembaga-lembaga teknologi kesehatan hewan dan kesmavet;
p. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemanfaatan air untuk usaha hewan dan kesmavet;
q. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan teknologi optimalisasi pengelolaan pemanfaatan air untuk usaha kesehatan hewan dan kesmavet;
r. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang sarana pelayanan kesehatan hewan;
s. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
t. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang sarana pelayanan kesehatan hewan;
u. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di  bidang  sarana pelayanan kesehatan hewan;
v. Melaksanakan ketatausahaan di bidang sarana pelayanan kesehatan hewan;
w. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang sarana pelayanan kesehatan hewan;
x. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner.
Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner mempunyai fungsi :
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner. Rincian Tugas Seksi Kesehatan Masyarakat Veteriner:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang kesehatan masyarakat veteriner;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang kesehatan masyarakat veteriner;
c. Melaksanakan penyusunan data bahan perumusan kebijakan di bidang kesehatan masyarakat veteriner;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penerapan kebijakan dan pedoman kesehatan masyarakat veteriner;
e. Melaksanakan penyusunan bahan bimbingan penerapan norma, standar teknis pelayanan kesehatan masyarakat veteriner;
f. Melaksanakan penerapan dan pengawasan norma, standar teknis pelayanan kesehatan masyarakat veteriner;
g. melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP);
h. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pembangunan dan pengelolaan laboratorium kesehatan masyarakat veteriner;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan dan standar teknis minimal RPH/RPU, keamanan dan mutu produk hewan serta laboratorium kesehatan masyarakat veteriner;
j. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan dan pengawasan pelayanan kesehatan masyarakat veteriner di RPH, tempat pemotongan hewan sementara, tempat pemotongan hewan darurat dan usaha susu;
k. Melaksanakan pengawasan pelayanan kesehatan masyarakat veteriner di RPH, tempat pemotongan hewan sementara, tempat pemotongan hewan darurat dan usaha susu;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan dan pengawasan praktek hygiene-sanitasi pada produsen dan tempat penjajaan PAH;
m. Melaksanakan monitoring penerapan persyaratan hygiene-sanitasi pada unit usaha PAH yang mendapat NKV;
n. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan pemeriksaan peredaran produk pangan asal hewan dan pengolahan produk pangan asal hewan;
o. Melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan peredaran produk pangan asal hewan dan produk hewani non pangan serta pengolahan produk pangan asal hewan;
p. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan pemeriksaan peredaran produk pangan asal hewan dan produk hewani non pangan;
q. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan sertifikasi kesehatan bahan asal hewan yang keluar / masuk wilayah kabupaten;
r. Melaksanakan pengawasan lalu lintas produk ternak ke/dari wilayah kabupaten;
s. Melaksanakan pengaturan dan pengawasan pelaksanaan pelarangan bahan asal hewan ke/dari wilayah Indonesia antar provinsi di wilayah kabupaten;
t. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemanfaatan air untuk usaha kesehatan masyarakat veteriner;
u. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan teknologi optimalisasi pengelolaan pemanfaatan air untuk usaha kesehatan masyarakat veteriner;
v. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang kesehatan masyarakat veteriner;
w. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
x. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang kesehatan masyarakat veteriner;
y. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  kesehatan masyarakat veteriner;
z. Melaksanakan ketatausahaan di bidang kesehatan masyarakat veteriner;
å. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan  program kerja dan tugas di bidang kesehatan masyarakat veteriner;
ä. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.
5. Bidang  Perikanan

Bidang Perikanan mempunyai tugas pokok melaksanakan pengkajian dan perumusan bahan kebijakan, pengendalian dan pembinaan adminstrasi teknis di bidang Perikanan.
Bidang Perikanan mempunyai fungsi :
a. Pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Pembenihan, Produksi Ikan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan;
b. Pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang Pembenihan, Produksi Ikan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan;
c. Pengkajian bahan bimbingan teknis di bidang Pembenihan, Produksi Ikan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan;
d. Pengendalian administrasi dan teknis di bidang Pembenihan, Produksi Ikan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan.

Rincian Tugas Bidang Perikanan:
a. Melaksanakan pengkajian perumusan kebijakan teknis di bidang pembenihan, produksi ikan,, kesehatan ikan dan lingkungan;
b. Melaksanakan pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang pembenihan, produksi ikan, kesehatan ikan dan lingkungan;
c. Melaksanakan pengkajian bahan koordinasi di bidang pembenihan, produksi ikan, kesehatan ikan dan lingkungan;
d. Melaksanakan pengkajian bahan pembinaan di bidang pembenihan, produksi ikan, kesehatan ikan dan lingkungan;
e. Melaksanakan pengendalian administrasi dan teknis pelaksanaan rencana dan program kerja di bidang pembenihan, produksi ikan,, kesehatan ikan dan lingkungan;
f. Melaksanakan pengkajian bahan kerjasama di bidang pembenihan, produksi ikan, kesehatan ikan dan lingkungan;
g. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pembenihan, produksi ikan, kesehatan ikan dan lingkungan;
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
i. Melaksanakan penelaahan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang pembenihan, produksi ikan, kesehatan ikan dan lingkungan;
j. Melaksanakan pengendalian ketatausahaan di bidang pembenihan, produksi ikan,kesehatan ikan dan lingkungan;
k. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pembenihan, produksi ikan,, kesehatan ikan dan lingkungan;
l. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bidang  Perikanan terdiri dari  :
a. Seksi Pembenihan;
b. Seksi Produksi Ikan;
c. Seksi Kesehatan Ikan dan Lingkungan.

Seksi Pembenihan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Pembenihan.
Seksi Pembenihan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Pembenihan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Pembenihan.

Rincian Tugas Seksi Pembenihan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana program kerja di bidang pembenihan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang pembenihan;
c. Melaksanakan penyusunan data bahan perumusan kebijakan di bidang pembenihan;
d. Melaksanakan  penerapan kebijakan pembenihan ikan;
e. Melaksanakan penerapan kebijakan produk pembenihan perikanan  air tawar;
f. Melaksanakan penerapan kebijakan mutu benih/induk ikan;
g. Melaksanakan penerapan kebijakan, pembangunan dan pengelolaan balai benih ikan air tawar dan air payau;
h. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan akreditasi lembaga sertifikasi perbenihan ikan;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan rekomendasi ekspor, impor, induk dan benih ikan;
j. Melaksanakan teknis pelepasan dan penarikan varietas induk / benih ikan;
k. Melaksanakan teknis perbanyakan dan pengelolaan induk penjenis, induk dasar dan benih alam;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan pemasukan, pengeluaran, pengadaan, pengedaran dan / atau pemeliharaan ikan;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan pembudidayaan ikan dan perlindungannya;
n. Melaksanakan pengawasan pembenihan ikan;
o. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan, pemantauan dan pengawasan lembaga sertifikasi pembenihan ikan;
p. Melaksanakan pengawasan mutu benih dan induk ikan;
q. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pembenihan;
r. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
aa. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang pembenihan;
bb. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  pembenihan;
cc. Melaksanakan ketatausahaan di bidang pembenihan;
dd. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pembenihan;
ee. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Produksi Ikan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Produksi Ikan.
Seksi Produksi Ikan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Produksi Ikan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Produksi Ikan.

Rincian Tugas Seksi Produksi Ikan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang produksi ikan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang produksi ikan;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang produksi ikan;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan penetapan dan pengawasan kawasan perikanan;
e. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan penetapan peta potensi perikanan;
f. Melaksanakan penerapan kebijakan alat dan mesin perikanan;
g. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kerjasama dengan lembaga-lembaga teknologi perikanan;
h. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemanfaatan air untuk usaha perikanan;
i. Melaksanakan penerapan teknologi pembudidayaan ikan spesifik lokasi;
j. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penerapan teknologi optimalisasi pengelolaan pemanfaatan air untuk usaha perikanan;
k. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan pengelolaan penggunaan sarana dan prasarana pembudidayaan ikan;
l. Melaksanakan penerapan kebijakan pakan ikan;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis bahan potensi dan alokasi lahan pembudidayaan ikan;
n. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan standar mutu pakan ikan;
o. Melaksanakan pengawasan mutu pakan ikan;
p. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang produksi ikan;
q. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
r. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang produksi ikan;
s. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  produksi ikan;
t. Melaksanakan ketatausahaan di bidang produksi ikan;
u. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang produksi ikan;
v. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Kesehatan Ikan dan Lingkungan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Kesehatan Ikan dan Lingkungan.
Seksi Kesehatan Ikan dan Lingkungan mempunyai fungsi :
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Kesehatan Ikan dan Lingkungan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Kesehatan Ikan dan Lingkungan. Rincian Tugas Seksi Kesehatan Ikan dan Lingkungan:
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
c. Melaksanakan penyusunan data bahan perumusan kebijakan di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
d. Melaksanakan penerapan kebijakan pengawasan alat pengangkut, unit penyimpanan hasil produksi budidaya ikan dan unit pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungannya;
e. Melaksanakan koordinasi dan pelaksanaan kebijakan wabah dan wilayah wabah penyakit ikan;
f. Melaksanakan pengawasan pemanfaatan dan perlindungan plasma nutfah perikanan Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian bimbingan, pemantauan dan pemeriksaan higienitas dan sanitasi lingkungan usaha pembudidayaan ikan;
g. Melaksanakan penerapan kebijakan pengadaan, penggunaan dan peredaran serta pengawasan obat ikan, bahan kimia, bahan biologis dan pakan ikan;
h. Melaksanakan penerapan kebijakan keramba jaring apung diperairan umum;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan kebijakan pembinaan tata pemanfaatan air dan tata lahan pembudidayaan ikan;
j. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
k. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
l. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  kesehatan ikan dan lingkungan;
n. Melaksanakan ketatausahaan di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
o. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang kesehatan ikan dan lingkungan;
p. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

6.Bidang  Bina Usaha
Bidang Bina Usaha mempunyai tugas pokok melaksanakan pengkajian dan perumusan bahan kebijakan, pengendalian dan pembinaan adminstrasi teknis di bidang Bina Usaha.
Bidang Bina Usaha mempunyai fungsi :
a. Pengkajian bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan, Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan;
b. Pengkajian bahan rencana dan program kerja di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan, Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan;
c. Pengkajian bahan bimbingan teknis di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan, Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan;
d. Pengendalian administrasi dan teknis di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan, Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan. Rincian Tugas Bidang Bina Usaha:
a. Melaksanakan pengkajian perumusan kebijakan teknis di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
b. Melaksanakan pengkajian bahan rencana dan program kerja di pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
c. Melaksanakan pengkajian bahan koordinasi di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
d. Melaksanakan pengkajian bahan pembinaan di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
e. Melaksanakan pengendalian administrasi dan teknis pelaksanaan rencana dan program kerja di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
f. Melaksanakan pengkajian bahan kerjasama di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
g. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pengolahan ikan dan ternak dan pemasaran hasil produksi ikan dan ternak;
h. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
i. Melaksanakan penelaahan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
j. Melaksanakan pengendalian ketatausahaan di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
k. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak, pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan, pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan penerapan kebijakan dan pedoman pembiayaan dari lembaga keuangan perbankan dan non perbankan;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pengembangan dan pemanfaatan sumber-sumber pembiayaan / kredit program;
n. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penyusunan rencana agribisnis;
o. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemberdayaan lembaga keuangan mikro pedesaan;
p. Melaksanakan pengawasan    penyaluran, pemanfaatan dan kredit program;
q. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bidang Bina Usaha terdiri dari :
a. Seksi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak;
b. Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan ;
c. Seksi Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan.

Seksi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak.
Seksi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak. Rincian Tugas Seksi Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ternak:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana dan program kerja di bidang pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
c. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan di bidang pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
d. Melaksanakan pengolahan hasil peternakan dan pemasarannya;
e. Melaksanakan pembangunan, perawatan dan pengelolaan pasar ternak;
f. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pengendalian mutu di unit pengolahan, alat transportasi dan unit penyimpanan hasil peternakan sesuai prinsip PMMT atau HACCP;
g. Melaksanakan pengawasan monitoring residu antibiotik dan cemaran mikroba dan bahan berbahaya lainnya serta perairan / lingkungan tempat ternak hidup;
h. Melaksanakan investasi dan pengembangan usaha hasil peternakan;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian  perizinan usaha pengolahan dan pemasaran hasil peternakan;
j. Melaksanakan penyuluhan peternakan, bidang analisa usaha peternakan dan perikanan;
k. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pelaksanaan kebijakan akreditasi dan sertifikasi diklat bidang peternakan;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan standardisasi teknis analisa usaha, pembinaan mutu dan pengolahan hasil serta pemasaran;
m. Melaksanakan promosi komoditas peternakan;
n. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
o. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
p. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
q. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
r. Melaksanakan ketatausahaan di bidang pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
s. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pengelolaan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ternak;
t. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya;

Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan  mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan.
Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan rencana program kerja di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan.

Rincian Tugas Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Produk (P2HP) Ikan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana program kerja di bidang penglahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
c. Melaksanakan penyusunan data bahan perumusan kebijakan di bidang penglahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
d. Melaksanakan pengolahan hasil perikanan dan pemasarannya;
e. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembangunan, perawatan dan pengelolaan pasar ikan;
f. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pengendalian mutu di unit pengolahan, alat transportasi dan unit penyimpanan hasil perikanan sesuai prinsip PMMT atau HACCP;
g. Melaksanakan pengawasan monitoring residu antibiotik dan cemaran mikroba dan bahan berbahaya lainnya serta perairan / lingkungan tempat ikan hidup;
h. Melaksanakan pengawasan PMMT atau HACCP di unit pengelolaan, alat transportasi dan unit penyimpanan hasil perikanan;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan investasi dan pengembangan usaha hasil perikanan;
j. Melaksanakan pemantauan mutu ekspor hasil perikanan;
k. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian  perizinan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian  perizinan dan penerbitan IUP di bidang pembudidayaan ikan yang tidak menggunakan tenaga kerja asing;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pembinaan serta penyelenggaraan diklat fungsional, teknis, keahlian, manajemen dan kepemimpinan bidang perikanan;
n. Melaksanakan penyuluhan perikanan di bidang paska panen dan pemasarannya;
o. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pelaksanaan kebijakan akreditasi dan sertifikasi diklat bidang perikanan;
p. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang penglahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
q. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
r. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
s. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
t. Melaksanakan ketatausahaan di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
u. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pengolahan dan pemasaran hasil produk (P2HP) ikan;
v. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Seksi Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan analisis data penyusunan rencana dan program kerja serta melakukan tugas operasional teknis dan administratif di bidang Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan.
Seksi Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan mempunyai fungsi:
a. Penyusunan dan analisis data bahan perumusan kebijakan dan   rencana program kerja di bidang Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan;
b. Pelaksanaan urusan tugas operasional teknis dan adminstratif di bidang Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan.
Rincian Tugas Seksi Pelayanan Usaha Peternakan dan Perikanan:  
a. Melaksanakan penyusunan rencana program kerja di bidang pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
b. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan koordinasi di bidang pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
c. Melaksanakan penyusunan data bahan perumusan kebijakan di bidang pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
d. Melaksanakan penyusunan dan analisis bahan penerapan kebijakan dan pedoman pembiayaan dari lembaga keuangan perbankan di bidang pelayanan peternakan dan perikanan;
e. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pengembangan dan pemanfaatan sumber-sumber pembiayaan /kredit program pelayanan peternakan dan perikanan;
f. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penyusunan rencana usaha agribisnis pelayanan peternakan dan perikanan;
g. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pemberdayaan lembaga keuangan mikro pedesaan di bidang pelayanan peternakan dan perikanan;
h. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan penetapan kawasan industri perikanan;
i. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan dan pengawasan penyaluran, pemanfaatan dan kredit program pelayanan peternakan dan perikanan;
j. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin usaha budidaya pelayanan peternakan dan perikanan;
k. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin rumah sakit hewan/pasar hewan;
l. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin praktek dokter hewan;
m. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin laboratorium keswan dan laboratorium kesmavet;
n. Melaksanakan pendaftaran usaha peternakan;
o. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin usaha RPH/RPU;
p. Melaksanakan pemantauan dan pengawasan pelaksanaan izin usaha peternakan;
q. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin pengadaan dan peredaran alat dan mesin pelayanan peternakan dan perikanan;
r. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin usaha obat hewan di tingkat depo,toko, kios dan pengecer obat hewan, poultry shop and pet shop;
s. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan dan pemantauan ternak bibit asal impor;
t. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian surat keterangan asal hewan dan produk hewan;
u. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian surat keterangan asal/kesehatan bahan asal ternak dan hasil bahan asal ternak;
v. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian rekomendasi instalasi karantina hewan;
w. Melaksanakan penyusunan dan analisis data pemberian izin usaha budidaya hewan kesayangan;
x. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan pemberian izin usaha alat angkut/transportasi produk peternakan;
y. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan standar teknis unit usaha produk pangan asal hewan;
z. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan bimbingan pelaksanaan penerapan NKV;
å. Melaksanakan penyusunan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan di bidang pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
ä. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait;
ö. Melaksanakan tugas operasional teknis dan administratif pelaksanaan kebijakan di bidang pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
aa. Melaksanakan penyusunan dan analisis data bahan fasilitasi di bidang  pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
bb. Melaksanakan ketatausahaan di bidang pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
cc. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan program kerja dan tugas di bidang pelayanan usaha peternakan dan perikanan;
dd. Melaksanakan tugas lain sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.




7. Unit Pelaksana Teknis Dinas
a. Untuk melaksanakan sebagian kegiatan teknis operasional dan/atau kegiatan teknis penunjang, pada Dinas Daerah dapat dibentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas, yang mempunyai wilayah kerja satu atau beberapa Daerah Kabupaten/Kota.
b. Pembentukan, Tugas Pokok, Rincian Tugas, Fungsi Susunan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditetapkan oleh Bupati.

Adapun Unit Pelaksana Teknis di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat ada 2 ( dua ),Unit  adalah sebagai berikut:
1. UPTD ( Unit Pelaksana Teknis Dinas) Rumah Potong Hewan (RPH)
2. UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Benih dan Bibit

1.UPTD RPH
1.1.Kepala UPTD
Tugas Pokok:  Melaksanakan, merencanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelak sanaan tugas rumah potong hewan

Kepala UPTD mempunyai Fungsi:
a. Perencanaan operasional kegiatan rumah potong hewan;
b. Pelaksanaan pengelolaan urusan umum, pengelolaan kepegawaian dan keuangan;
c. Pelaksanaan operasional kegiatan rumah potong hewan;
d. Peleksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
e. pelaksanaan koordinasi rumah potong hewan dengan sub unit kerja lain dilingkungan UPTD.

1.2. Kepala Urusan Tata Usaha
Tugas Pokok: Melaksanakan, merencanakan, mengevaluasi dan melaporkan  Pelaksanaan tugas ketata usahaan
Kepala Urusan Tata Usaha mempunyai Fungsi:
a. Perencanaan oprasional kegiatan ketatausahaan;
b. Pelaksanaan pengelolaan urusan umum, pengeloaan kepegawaian dan keuangan;
c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
d. Pelaksanaan koordinasi ketatausahaan dengan sub unit kerja lain di lingkungan UPTD

2. UPTD BENIH DAN BIBIT
2.1. Kepala UPTD
Tugas Pokok:  Melaksanakan, merencanakan, mengevaluasi dan melaporkan pelak sanaan tugas benih dan bibit

Kepala UPTD mempunyai Fungsi:
a. Perencanaan operasional kegiatan  benih dan bibit;
b. Pelaksanaan pengelolaan urusan umum, pengelolaan kepegawaian dan keuangan;
c. Pelaksanaan operasional kegiatan benih dan bibit;
d. Peleksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
e. pelaksanaan koordinasi benih dan bibit dengan sub unit kerja lain dilingkungan UPTD.

2.2. Kepala Urusan Tata Usaha
Tugas Pokok: Melaksanakan, merencanakan, mengevaluasi dan melaporkan  Pelaksanaan tugas ketata usahaan
Kepala Urusan Tata Usaha mempunyai Fungsi:
a. Perencanaan oprasional kegiatan ketatausahaan;
b. Pelaksanaan pengelolaan urusan umum, pengeloaan kepegawaian dan keuangan;
c. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
d. Pelaksanaan koordinasi ketatausahaan dengan sub unit kerja lain di lingkungan UPTD
    
8. Kelompok Jabatan Fungsional (KJF)
a. Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Pemerintah Daerah sesuai dengan keahlian dan kebutuhan.  
b. Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang diatur dan ditetapkan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
c. Setiap kelompok Jabatan Fungsional dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang ditunjuk.
d. Jenis dan jenjang Jabatan Fungsional diatur berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
e. Jumlah Tenaga Jabatan Fungsional ditentukan berdasarkan beban kerja.

3. Uraian Tugas Koordinator Kelompok Jabatan Fungsional:
a. Mengkoordinasikan tugas bidang pengembangan sumber daya petugas fungsional;
b. Melaksanakan koordinasi dengan Subdin dan Subbag Tata Usaha Dinas Peternakan dan Perikanan serta dinas/instansi terkait;
c. Mengkoordinasikan persiapan, pelaksanaan, pengembangan dan evaluasi penyelenggaraan metode penyuluhan pertanian serta kegiatan jabatan fungsional lainnya;
d. Mengkoordinasikan penyusunan pedoman / petunjuk pelaksanaan / petunjuk teknis jabatan fungsional;
e. Menentukan arah kebijakan pengembangan sumber daya petugas fungsional dan kelembagaan Tani ternak/ikan;
f. Mengkoordinasikan penyusunan laporan identifikasi faktor penentu, rencana kerja KJF dan program penyuluhan pertanian bidang peternakan dan perikanan tingkat kabupaten;
g. Mengkoordinasikan penyusunan evaluasi hasil kegiatan dan membuat laporan kegiatan KJF tahunan.

2. Uraian Tugas Bidang Pengembangan Sumber Daya petugas Fungsional
a. Mengkoordinasikan penyusunan identifikasi faktor penentu, rencana kerja petugas fungsional dan program penyuluhan pertanian bidang peternakan dan perikanan tingkat wilayah;
b. Membina penyusunan evaluasi rencana kerja petugas fungsional dan program penyuluhan pertanian bidang peternakan dan perikanan tingkat wilayah;
c. Mengembangkan metode/sistem kerja jabatan fungsional;
d. Mengembangkan profesi petugas fungsional;
e. Menyusun pedoman/petunjuk pelaksanaan/petunjuk teknis jabatan fungsional;
f. Melaksanakan supervisi dan monitoring kegiatan petugas fungsional;
g. Menyusun rencana dan evaluasi kegiatan pengembangan sumber daya petugas fungsional.

3. Uraian Tugas Bidang Pengembangan Sumber daya kelembagaan Ternak/ikan:
a. Membina penyusunan RDK/RDKK kelompok tani ternak/ikan;
b. Membina pengembangan sumber daya kelembagaan petani ternak/ikan;
c. Menganalisis data/laporan kegiatan kelembagaan tani ternak/ikan;
d. Menganalisis bahan kebijakan pengembangan sumber daya kelembagaan petani ternak/ikan;
e. Menginventarisasi data kelompok tani ternak/ikan;
f. Melaksanakan supervisi dan monitoring kegiatan pemberdayaan kelompok  tani ternak/ikan;
g. Menyusun rencana dan evaluasi pengembangan sumber daya kelembagaan tani ternak/ikan.
4. Uraian Tugas Bidang Administrasi
a. Menyiapkan blanko/bahan laporan petugas fungsional;
b. Menghimpun dan merekapitulasi laporan kegiatan petugas fungsional;
c. Menganalisis data/laporan kegiatan petugas fungsional;
d. Mengarsipkan dan mengagendakan data/laporan petugas fungsional;
e. Membimbing penyusunan administrasi/pelaporan petugas fungsional;
f. Melaksanakan supervisi dan monitoring kepada petugas fungsional kecamatan;
g. Menyususn rencana dan evaluasi kegiatan administrasi dan pelaporan.

5. Uraian Tugas Bidang Administrasi Komputer:
a. Menyiapkan blanko/bahan laporan petugas fungsional;
b. Memasukan/menyimpan data/dokumen ke dalam jaringan komputer;
c. Mengarsipkan surat masuk dan keluar serta mengagendakan;
d. Membuat rencana kerja kelopmpok jabatan fungsional;
e. Melaksanakan tugas yang diberikan koordinator kelompok jabatan fungsional.

Website BIMbadge

Website Pemerintahbadge







Media Informasibadge





Jejaring Sosial KBB